Menu

Mode Gelap
Asisten I: Peraturan Kesejahteraan Ibu dan Anak Perlu Dikuatkan dengan Undang-Undang Khusus Plt. Bupati Apresiasi Pelantikan 45 Anggota PPK di Labuhanbatu untuk Pilkada 2024 Polsek Firdaus Sergai Amankan Dua Anggota Geng Motor Meresahkan Warga Hatonduhan Ragukan Integritas KPUD Simalungun, Diduga Langgar Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu Picu Kemacetan Depo Milik JIU Resahkan Warga Sekitar Dan Pengguna Jalan

Berita Terkini · 7 Des 2022 01:47 WIB · waktu baca : ·

Dugaan Persekongkolan : Pagar SMPN 1 Sayurmatinggi Terkesan Asal Jadi


 Dugaan Persekongkolan : Pagar SMPN 1 Sayurmatinggi Terkesan Asal Jadi Perbesar

Tapsel, NET24JAM – Pengerjaan Pagar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Sayurmatinggi Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Provinsi Sumatera Utara, terkesan dikerjakan asal jadi.

Proyek yang bersumber dari Dinas Pendidikan ini diduga adanya persekongkolan antara Ketua DPRD Tapanuli Selatan dengan Kepala Desa Tolang Julu.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pada Sabtu (3/12/2022), proyek pembangunan SMPN 1 Sayurmatinggi tersebut, pelaksana di lapangan adalah Kepala Desa Tolang Julu, namun proyek tersebut adalah milik Ketua DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan.

Baca Juga:  387 PNS Lingkungan Pemkab Labuhanbatu Mengambil Sumpah Janji

“Sebenarnya proyek ini milik ketua DPRD, tetapi pelaksana di lapangan kepala desa tolang julu, karena kades adalah tim suksesnya,” ucap narasumber yang tidak bersedia namanya dipublikasikan, Selasa (6/12/2022).

“Proyek tersebut diduga merupakan Pokir (pokok pikiran) Ketua DPRD kabupaten Tapanuli Selatan,” ujarnya kembali.

Hasil monitoring wartawan, di lokasi tidak adanya papan informasi proyek. Selain itu, pengerjaan galian pondasi dinilai tidak sesuai. 

Baca Juga:  Pemkab Labuhanbatu Segera Launching Program "Bupati Sapa Desa"

Padahal di dalam gambar, kedalaman galian pondasi 60 sentimeter. Kemudian pekerjaan tiang dan sloof seharusnya berukuran 10 inci, akan tetapi yang digunakan memakai besi di bawah ukuran 10 inci sehingga diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan di dalam kontrak.

Terkait hal itu, narasumber berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan dengan memanggil orang-orang yang terlibat dalam pelaksanaan proyek tersebut.

“Jika memang benar dugaan Pokir pembangunan pagar sekolah itu tidak sesuai dengan spesifikasi, maka sudah seharusnya bangunan tersebut dibongkar karena akan berakibat fatal dan merugikan uang negara serta memberikan efek jera terhadap oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

Baca Juga:  Kebakaran Hanguskan 7 Rumah Warga di Desa Helvetia

Terkait hal ini, wartawan telah berupaya mengkonfirmasi Ketua DPRD Tapanuli Selatan melalui via WhatsApp, namun hingga berita ini diterbitkan, dia tidak menjawab dan belum memberikan keterangan lebih lanjut. 

(Dedi Tyson)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Asisten I: Peraturan Kesejahteraan Ibu dan Anak Perlu Dikuatkan dengan Undang-Undang Khusus

18 Mei 2024 - 06:31 WIB

Plt. Bupati Apresiasi Pelantikan 45 Anggota PPK di Labuhanbatu untuk Pilkada 2024

18 Mei 2024 - 06:16 WIB

Jalani Desk Evaluasi Lapas Medan Optimis Raih Predikat WBK

16 Mei 2024 - 22:39 WIB

Plt. Bupati Ajak Masyarakat Untuk Mensukseskan Program Bangga Kencana

16 Mei 2024 - 20:57 WIB

Kaban BPBD Labuhanbatu MOU dengan Pengembang Perumahan Karya Mandiri Residence

16 Mei 2024 - 20:36 WIB

Polsek Firdaus Sergai Amankan Dua Anggota Geng Motor Meresahkan

16 Mei 2024 - 17:01 WIB

Trending di Berita Terkini