Menu

Mode Gelap
Didampingi Kakan Kemenag Plt Bupati Lepas 318 Jemaah Haji Labuhanbatu Bayi Laki Laki Ditemukan Warga Tergeletak di Pinggir Jalan Polres Taput Lidik Orang Tua Anak Duarrr! Diduga Gudang Oplosan Elpiji Meledak 13 Orang Jadi Korban Kebakaran Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Sertijab Kasat Narkoba Dan Kasat Lantas Plt. Bupati Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu

Berita Terkini · 11 Jul 2023 22:48 WIB · waktu baca : ·

Dugaan Gratifikasi Oknum Dishub Medan, Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi


 Dugaan Gratifikasi Oknum Dishub Medan, Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Perbesar

Medan, NET24JAM – Puluhan Mahasiswa Anti Korupsi Sumatera Utara, kembali menggeruduk Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jalan HM Said, Kota Medan Sumatera Utara, Selasa (11/7/2023).

Kembali datangnya para mahasiswa untuk yang kedua kalinya itu, lantaran para mahasiswa merasa aksi mereka terdahulu belum mendapat respon sehingga membuat oknum Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Medan terkesan menjadi semakin kebal hukum.

Dalam orasinya yang disampaikannya di depan gerbang Kantor Kejari Medan, koordinator lapangan aksi Nawan menyatakan rasa heran pihaknya karena masih saja ada oknum pemerintahan yang bebas melakukan kesewenang wenangan dalam memfungsikan kekuasaan jabatan, yang mana oknum tersebut berinisial Iswr, S.SIT, MT., dengan jabatan sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan.

“Kenapa oknum ini belum juga ditindak, padahal dugaan kasus gratifikasi yang menjurus pemerasan dalam penerimaan tenaga honorer di Dinas Perhubungan Medan ini telah beredar luas di tengah masyarakat,” teriak Nawan yang disambut yel yel “Hidup Mahasiswa” oleh massa pengunjuk rasa.

Baca Juga:  Patroli Kota Presisi Sat Samapta Polres Labuhanbatu Jelang Pemilu 2024

Dugaan gratifikasi tersebut, sambung Nawan, yaitu dengan menyalahgunakan jabatannya, oknum dimaksud meminta sejumlah uang kepada calon tenaga honorer untuk bisa masuk bekerja di Dishub mulai dari tahun 2022 hingga sekarang.

“Padahal pemerintah melalui kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Menpan RB) telah melarang setiap instansi pemerintahan merekrut dan menerima tenaga honorer baru lagi,” katanya.

Dengan toa alat pengeras suara, Nawan juga menguraikan, dari Tahun 2018 oknum Iswr dilantik menjadi Kadishub Medan, sampai kini masih saja terus melakukan perekrutan tenaga honorer hingga ratusan jumlah orang yang diterimanya.

“Seperti pada 5 Juli 2022, ada 4 orang tenaga honorer yang diterimanya, Bulan Juli 2022 sebanyak 3 orang dan masuk tahun 2023 sua orang. Mereka diterima sebagai honorer di Dishub setelah diisukan dimintai uang sedikitnya Rp 80 juta,” sebutnya.

Baca Juga:  Jokowi Sampaikan Sikap Tegas Indonesia Terkait Isu Myanmar

Dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Iswar Kebal Hukum Melebihi Johnny G Plate dan Iswar Arogan !!! Tolak Iswar Sebagai Kadis Perhubungan”, para mahasiswa berharap kejaksaan memeriksa SK pelantikan dari awal hingga tahun 2023, apakah sama atau tidak nama nama tenaga honornya di dinas tersebut.

Terkait dengan kekuasaannya, oknum Kadishub itu terus mencari cari kesalahan para tenaga honorer yang sedang bekerja agar bisa dipecat yang kemudian menerima tenaga honorer yang baru.

“Modus mencari-cari kesalahan tenaga honorer itu, seperti memindahkan tempat tugas yang sangat jauh jarak tempuhnya setiap hari, sehingga dia bisa mengintimidasi dari absensi lalu memberikan surat peringatan disusul pemecatan. Terhitung sudah ratusan orang tenaga honorer yang diberhentikannya dengan kesengajaan,” jelasnya.

Mengakhiri orasinya, massa Mahasiswa Anti Korupsi Sumut secara tegas menyampaikan pernyataan sikap meminta Kejaksaan Negeri Medan menindaklanjuti aspirasi mereka dengan memeriksa oknum Kadishub Medan terkait dugaan kasus gratifikasi tersebut.

Baca Juga:  Inilah Maling Bernasib Naas Saat Beraksi di Tebing Tinggi

“Kami minta Kejari Medan bergerak cepat menghukum oknum Iswr selaku Kadishub dengan hukuman yang seadil adilnya secara transparan, dan kami akan menunggu serta mengawasi tindak lanjut hukum baginya,” tegas mahasiswa.

Setelah melancarkan aksi, aspirasi massa mahasiswa tersebut akhirnya diterima Humas Kejari Medan PM Simbolon.

PM Simbolon menjelaskan, aspirasi mahasiswa pada aksi pertamanya Selasa 06 Juni 2023 lalu, telah diteruskan pihak Kejari Medan kepada Inspektorat. ” Jadi adik adik mahasiswa, bisa menanyakan perkembangannya langsung kesana,” imbuhnya.

Aksi unjuk rasa massa mahasiswa itu berlangsung damai dan lancar dengan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian dan kejaksaan.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan ketika dikonfirmasikan via telepon selular, Selasa (11/07/2023) sekitar pukul 13.27 Wib tidak berhasil.

(Rasyid)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bawaslu Medan Diduga Tetapkan Anggota Parpol Jadi Panwascam

26 Mei 2024 - 15:05 WIB

Bawaslu Kota Medan Lantik 63 Anggota Panwascam se- Kota Medan

26 Mei 2024 - 14:50 WIB

Gunakan KAI Plt Bupati Dampingi Calon Jama’ah Haji Menuju Embarkasi

26 Mei 2024 - 08:01 WIB

Didampingi Kakan Kemenag Plt Bupati Lepas 318 Jemaah Haji Labuhanbatu

26 Mei 2024 - 07:52 WIB

Bayi Laki Laki Ditemukan Warga Tergeletak di Pinggir Jalan Polres Taput Lidik Orang Tua Anak

25 Mei 2024 - 19:08 WIB

Duarrr! Diduga Gudang Oplosan Elpiji Meledak 13 Orang Jadi Korban Kebakaran

25 Mei 2024 - 19:00 WIB

Trending di News