Menu

Mode Gelap
Bayi Laki Laki Ditemukan Warga Tergeletak di Pinggir Jalan Polres Taput Lidik Orang Tua Anak Duarrr! Diduga Gudang Oplosan Elpiji Meledak 13 Orang Jadi Korban Kebakaran Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Sertijab Kasat Narkoba Dan Kasat Lantas Plt. Bupati Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu Pimpinan Forkopimda Labuhanbatu Melepas Pawai Lilin Waisak 2568

Berita Terkini · 18 Jan 2023 00:46 WIB · waktu baca : ·

Dibanjiri Protes! Dugaan Pemotongan Bansos PKH di Tanggamus


 Dibanjiri Protes! Dugaan Pemotongan Bansos PKH di Tanggamus Perbesar

Tanggamus, NET24JAM – Rapat mediasi pengembalian pemotongan Dana Bantuan Lanjut Usia dari Program Keluarga Harapan (PKH) antara Wariem KPM PKH dengan Wasinah ketua kelompok PKH Pekon Dadimulyo Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus ditemukan beberapa fakta baru.

Rapat mediasi dan pengembalian Dana Bantuan Lanjut Usia dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang terindikasi dipotong ratusan ribu rupiah oleh Wasinah Ketua Kelompok PKH Pekon Dadimulyo berlangsung di Balai Rakyat Pekon setempat, Selasa (17/1/2023).

Rapat mediasi tersebut juga dihadiri oleh  Pendamping PKH Kecamatan, Bhabinkamtibmas Dadimulyo, Ketua dan anggota BHP, Aparat Pekon dan seluruh KPM PKH Pekon Dadimulyo.

Baca Juga:  Makin Meresahkan Judi Tembak Ikan Menjamur di Marelan dan Belawan

Dalam rapat mediasi itu situasi sempat memanas karena dibanjiri laporan dan usulan dari beberapa KPM PKH yang merasa diperlakukan sama bahkan lebih dari Wariem oleh Wasinah selaku ketua kelompok PKH Pekon Dadimulyo.

Ditempat rapat mediasi, Sumarti KPM PKH mengatakan bahkan dirinya tidak mengetahui kalau bantuan dana PKH miliknya sebesar Rp600 ribu sudah keluar. 

Dia mengaku tidak diberi kabar dan ia tidak bisa mengecek, karena ATM PKH miliknya di pegang oleh Wasinah. Sumarti juga mengatakan kalau dirinya dikasih tau oleh Wasinah kalau dana PKH miliknya sudah keluar. 

Baca Juga:  Inilah 6 Nama Untuk Bumi Pertiwi Sebelum Nama Indonesia

“Dana bantuan PKH milik saya belum diberikan, malah tidak tau kalau PKH punya saya sudah keluar. Tidak diberi tahu, saya juga tidak bisa nge-cek ATM karena dipegang Wasinah,” ujarnya.

Senada dengan Sumarti, hal yang sama juga diungkapkan oleh Kurniati mengaku mengalami hal yang serupa. Dia mengatakan awalnya mendapat informasi dari ketua kelompok bahwa saldo PKH miliknya kosong. 

Baca Juga:  Pemerintah Dorong Pengembangan Industri Bioteknologi di Tanah Air

“Tadinya tidak tahu kalau PKH saya sudah keluar. Ketika saya tiba dikasih uang Rp225000,- dan kartu ATM nya dipegang oleh ketua kelompok, struknya juga saya tidak pernah dikasih,” sebut Kurniati.

Sementara itu, saat dikonfirmasi wartawan, Ketua Kelompok PKH Pekon Dadimulyo, Wasinah buru-buru meninggalkan tempat meskipun rapat mediasi belum selesai.

Dalam hal ini, warga meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas terkait dugaan pelanggaran penyaluran dana bantuan PKH. 

(Irawan)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bayi Laki Laki Ditemukan Warga Tergeletak di Pinggir Jalan Polres Taput Lidik Orang Tua Anak

25 Mei 2024 - 19:08 WIB

Duarrr! Diduga Gudang Oplosan Elpiji Meledak 13 Orang Jadi Korban Kebakaran

25 Mei 2024 - 19:00 WIB

Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Sertijab Kasat Narkoba Dan Kasat Lantas

25 Mei 2024 - 18:40 WIB

Plt. Bupati Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu

25 Mei 2024 - 00:22 WIB

Pimpinan Forkopimda Labuhanbatu Melepas Pawai Lilin Waisak 2568

25 Mei 2024 - 00:08 WIB

Manager Operasional Klarifikasi Legalitas PT Koko Samudera

24 Mei 2024 - 23:56 WIB

Trending di Berita Terkini