Menu

Mode Gelap
Asisten I: Peraturan Kesejahteraan Ibu dan Anak Perlu Dikuatkan dengan Undang-Undang Khusus Plt. Bupati Apresiasi Pelantikan 45 Anggota PPK di Labuhanbatu untuk Pilkada 2024 Polsek Firdaus Sergai Amankan Dua Anggota Geng Motor Meresahkan Warga Hatonduhan Ragukan Integritas KPUD Simalungun, Diduga Langgar Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu Picu Kemacetan Depo Milik JIU Resahkan Warga Sekitar Dan Pengguna Jalan

News · 29 Nov 2022 09:08 WIB · waktu baca : ·

Demo Puluhan Penggarap Ke DPRD Pematangsiantar Di Duga Ditunggangi Mafia Tanah


 Demo Puluhan Penggarap Ke DPRD Pematangsiantar Di Duga Ditunggangi Mafia Tanah Perbesar

Pematangsiantar, NET24JAM.ID – Seakan tidak puas dengan apa yang dilakukan pihak PTPN III Kebun Bangun dalam menyelamatkan aset Negara dengan mengokuvasi lahan yang diserobot para penggarap, Senin (28/11/2022) puluhan penggarap yang diduga ditunggangi para mafia tanah geruduk kantor DPRD Pematangsiantar mulai pukul 10.00 Wib

Hal ini terlihat banyaknya wajah-wajah baru yang diduga di danai dan disusupi mafia tanah yang ikut melakukan unras ke kantor DPRD Pematangsiantar dan meminta untuk berdiskusi dengan para wakil rakyat tersebut membahas okuvasi penyelamatan aset negara yang dilakukan PTPN III Kebun Bangun

Baca Juga:  Dikabarkan Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia, "Semoga Husnul Khatimah"

Dalam aksi unras tersebut para penggarap meminta Ketua DPRD Pematangsiantar duduk bersama untuk berdiskusi membahas permasalahan yang tengah mereka hadapi yaitu okuvasi PTPN III di Afdeling IV Kebun Bangun

Namun menurut perwakilan dari anggota Dewan saat itu menyatakan bahwa ketua DPRD Pematangsiantar tidak ada ditempat

“horas, apakabar kita semua, kami atas nama Dprd Pematangsiantar siap mendengarkan dan menerima beberapa orang perwakilan untuk duduk berdiskusi membahasa permasalahan bapak ibu yang ada disini, dan untuk saat ini Bapak Ketua tidak ada ditempat,”ujarnya

Baca Juga:  Turut Berdukacita! Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Meninggal Dunia

Perlu diketahui pelaksanaan okuvasi pelaksanaan penyelamatan aset negara milik PTPN III Kebun Bangun telah berjalan kurang lebih dua bulan yang jika di total sudah memakan waktu kurang lebih 2 tahun sejak dimulai pendataan dan tahapan tahapan lainnya secara humanis

Terpisah APK Kebun Bangun Doni Manurung saat dikonfirmasi NET24JAM.ID menyatakan bahwa pelaksanaan Okuvasi yang mereka laksanakan sudah melalui mekanisme dan prosedur yang ada, mulai dari pendataan, sosialisasi, hingga pemberian suguh hati

Baca Juga:  Polrestabes Medan Dinilai Tak Profesional Tangani Pelimpahan Kasus Penipuan

“hingga kini kami juga masih menerima dan memberikan suguh hati bagi para penggarap yang sudah mendaftarkan miliknya, hanya tinggal beberapa KK saja yang belum bang,”jelasnya

“jikapun mereka melakukan unjuk rasa, itu hak mereka ya silahkan saja, tapi dugaan kami apa yang mereka lakukan itu ada yang menunggangi untuk kepentingan mafia tanah,”pungkas doni

(Bambang)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Asisten I: Peraturan Kesejahteraan Ibu dan Anak Perlu Dikuatkan dengan Undang-Undang Khusus

18 Mei 2024 - 06:31 WIB

Plt. Bupati Apresiasi Pelantikan 45 Anggota PPK di Labuhanbatu untuk Pilkada 2024

18 Mei 2024 - 06:16 WIB

Jalani Desk Evaluasi Lapas Medan Optimis Raih Predikat WBK

16 Mei 2024 - 22:39 WIB

Plt. Bupati Ajak Masyarakat Untuk Mensukseskan Program Bangga Kencana

16 Mei 2024 - 20:57 WIB

Kaban BPBD Labuhanbatu MOU dengan Pengembang Perumahan Karya Mandiri Residence

16 Mei 2024 - 20:36 WIB

Polsek Firdaus Sergai Amankan Dua Anggota Geng Motor Meresahkan

16 Mei 2024 - 17:01 WIB

Trending di Berita Terkini