Menu

Mode Gelap
Gegara Narkoba Dua Pria di Labuhanbatu Ditangkap Polisi Polres Taput Gelar Bakti Sosial Sambut HUT Bhayangkara ke 78 Tim PEOJF Klarifikasi Tuduhan Penarikan Mobil Secara Paksa Idul Adha 1445 H, KSOP Utama Belawan Qurban 9 Ekor Lembu Danlanud Yohanis Kapiyau Timika Kerahkan Personel Sukseskan MTQ

Tak Berkategori · 6 Nov 2021 12:47 WIB · waktu baca : ·

Camat Medan Kota Cek Cok dan Hampir Fight Dengan Mak mak Pedagang Kaki Lima


 Camat Medan Kota Cek Cok dan Hampir Fight Dengan Mak mak Pedagang Kaki Lima Perbesar

Medan,NET24JAM.ID –    Kegaduhan pedagang pakaian kali lima dengan Camat Medan Kota hampir terjadi baku hantam disebabkan lapak jualan dirusak dan barang dagangan disita pada Sabtu (6/11/2021) sekitar pukul 16.45 Wib.

Kejadian tersebut terjadi di Seputaran Stadion Teladan Jalan Gedung Arca tepatnya didepan Kampus ITM, Camat Medan Kota Tengku Chairuniza beseteru dengan mak mak Pedagang pakaian Kaki Lima bernama Silvia Tampubolon dikarenakan lapak dagangannya dirusak dan barang dagangan disita dalam giat Penertiban.

Kegiatan Penertiban dilaksankan oleh pihak Camat Medan Kota bersama anggotanya sekitar pukul 12.00 Wib, saat petugas mendatangi lapak dagangan Silvia, dirinya protes dengan Nada yang tinggi berteriak dikarenakan dianggap Camat Medan Kota pilih kasih dalam Penertiban.

Baca Juga:  Miris! Potret Buram Pelayanan Kesehatan di Medan Kembali Terjadi

Sementara Camat Medan Kota menuding para pedagang tidak mengindahkan Peraturan dan saat cek cok memaksa pedagang tersebut untuk membuka Masker saat keduanya berseteru dan keduanya sama sama merekam peristiwa tersebut dengan menggunakan hand phone.

Menurut keterangan Silvia Tampubolon, lapak dagangannya dirusak oleh pihak Petugas dari Kecamatan dan Menyita barang dagangannya.

Baca Juga:  Polres Pakpak Bharat Berikan Tali Asih Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19, Bentuk Keperdulian

Alasan Silvia tidak membongkar lapak dagangannya sendiri dikarenakan pada saat petugas melakukan Penertiban Cuaca dalam keadaan turun Hujan.

“Tenda saya dibongkar sampai Patah patah, dan kebetulan cuaca dalam keadaan hujan lebat makanya tidak saya bongkar,” jelaskan Silvia.

Menambahkan Silvia, berdasarkan peraturan pedagang hanya dibolehkan berdagang hanya sampai pukil 17.00 Wib, sementara pihak dari Kecamatan melaksanakan Penertiban membongkar paksa lapak dagangannya sekitar pukul 12.00 Wib.

Dirinya juga mengatakan bahwa dia berdagang untuk menafkahi kelurganya bukan untuk mencari kaya ungkapnya.

Baca Juga:  Sindikat Narkoba di Sergai Bakar Mobil Polisi, Pelaku Berakhir K.O

Disinggung masalah keberadaan pedagang menjadi biang kemacetan Lalu Lintas, Silvia mengatakan soal keberadaan pedagagg dituding biang kemacetan dirinya menerangkan bahwa saat itu  hari Sabtu Situasi agak lenggang dan belum membongkar lapak dagangannya dikarenakan hujan.

“Sedih menjadi orang kecil tidak pernah tenang kami berjualan, situasi dalam keadaan tenang saja sepi pembeli apa lagi situasi saat seperti ini dimasa musin hujan sepi pengunjung dan pembeli,” kisahkan Silvia dengan Isak Tangis.

(Red/tribunmedan)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Terkait Video Mesum Mirip Sekda Taput, Polisi Layangkan Surat Panggilan Ke TS.

20 Juni 2024 - 08:57 WIB

Dinas Sosial Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran

4 Juni 2024 - 12:19 WIB

Tergabung Di Kloter 13 Kakan Kemenag Bersama Plt Bupati Lepas 318 Jemaah Haji Labuhanbatu

27 Mei 2024 - 08:18 WIB

Terpilih Secara Aklamasi Boster Sitio Pimpin Koni Labuhanbatu Hingga 2028

28 April 2024 - 08:52 WIB

Forkopimda Labuhanbatu dan Labura Buka Puasa Bersama Kapolres Labuhanbatu

24 Maret 2024 - 09:13 WIB

Bandar Huluan Gelar Rapat Materi Sosialisasi Penggunaan ADN Dan Dana Desa Tahun 2024

20 Maret 2024 - 05:52 WIB

Trending di Tak Berkategori