Menu

Mode Gelap
Bersama Ratusan Masyarakat Plt Bupati Ikuti Senam Sehat di Car Free Day Caleg Partai PAN Dominasi Lima Kecamatan Di Deli Serdang PSI Tapanuli Utara Geruduk Kantor KPU dan Bawaslu, Ada Apa? 102 Peserta Ikuti Seleksi MTQ Tingkat Kecamatan Bandar Huluan Tahun Baru Imlek 2575 Plt Bupati Labuhanbatu Patroli Dan Kunjungan Ke Vihara Dan Klenteng

Berita Terkini · 2 Agu 2022 22:17 WIB · waktu baca : ·

Bongkar Trik Penipuan Berkedok Pinjol OJK Diminta Tutup Aplikasi Ea** Cash


 Bongkar Trik Penipuan Berkedok Pinjol OJK Diminta Tutup Aplikasi Ea** Cash Perbesar

Medan, NET24JAM.ID – Berhati -hatilah berurusan dengan Aplikasi Pinjol, pasalnya tanpa anda sadari ternyata banyak trik penipuan yang mereka terapkan, dibarengi dengan kemajuan teknologi digital kian pesat hal ini juga tampaknya dimanfaatkan beberapa oknum untuk mencari keuntungan pribadi, berdalih menawarkan bantuan pinjaman online untuk menyelesaikan berbagai keperluan guna menyelesaikan masalah tapi kenyataannya justru menambah persoalan yang bikin pusing kepala

Keberadaan aplikasi penipuan berkedok pinjaman online kian marak dan menjamur, hanya bermodalkan E-KTP dan foto selfie anda sudah bisa mendapat dana segar dari limit yang dijanjikan

Tapi tahukah anda jika itu semua sebenarnya salah satu trik para penipu bermodus pinjaman online yang katanya diawasi OJK, namun yang jadi pertanyaannya apakah SOP mereka sesuai dengan apa yang ditentukan OJK

Mencoba mencari tahu tentang kebenaran isyu tersebut, salah satu oknum yang tak ingin identitasnya di sebutkan mengajukan pinjaman kesalah satu Pinjol Ea*Cas, Rabu (6/7/2022)

Baca Juga:  PT. Indako Trading Coy Dan CV. Sam Honda Motor Tarutung Sosialisasi Safety Riding Tahun 2023

Setelah diajukan, ternyata beliau mendapat limit sebesar 1,5 juta yang di beri tenor selama 2 bulan yang dibayarkan per 15 hari dengan rincian pembayaran 418 ribu perbayarnya dan kemudian ianya setuju untuk diajukan, jika di rinci pembayaran sebanyak 418 ribu dikali tenor 4 bulan mereka mendapat Rp. 1.672 juta, berarti keuntungan yang mereka dapat sebesar Rp. 172 ribu

Dok : Bukti Jumlah Transfer yang diterima dari limit 1,5 juta yang dijanjikan

Nah, yang lebih mirisnya lagi, mengapa disebutkan ada penipuan di bisnis ini, saat semua data sudah di acckan oleh debitur dan dana pinjaman dicairkan ternyata debitur hanya ditransfer sebesar Rp. 1.350 juta saja dari limit yang dijanjikan sebesar Rp. 1.5 Juta kebayangkan hanya modal Rp, 1.350 juta dalam dua bulan mereka mendapat Rp. 322 ribu dan disaat itu semua sudah terlanjur, dan apakah ini sesuai SOP dan persentase yang diterapkan OJK

Baca Juga:  Berjuang Raih WBK, Imigrasi Sibolga Sambut Kedatangan Tim Penilai Internal

Hal ini jelas telah melanggar UU ITE Pasal 28 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 1 Milyar dan juga pasal 378 KUHPidana tentang dasar hukum penipuan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara

Disamping itu, debiturpun akan mendapat ancaman dan teror dari para debt. Colektor yang memang rata-rata oknumnya dididik untuk tak berakhlak

Novri Salahsatu kolektor yang dikonfirmasi awak media melalui pesan wa di no. 089639414*** , Jumat (22/7/2022) terkait dugaan penipuan yang dilakukan aplikasi pinjol tempat ia bekerja tak dapat berkelit dan meminta awak media untuk menanyakkan hal tersebut langsung kepada CSnya dan bahkan ketika konfirmasi ini diminta untuk disampaikan kepada Humasnya hingga berita ini ditayangkan belum ada jawabannya

Dok : Jumlah yang harus dibayar per 15 hari selama 4 x jadi tahukan berapa jumlah yang harus dibayar???

Menindaklanjuti hal ini awak mediapun berencana akan mengkonfirmasi hal ini ke OJK melalui Email dan melalui surat tertulis dan menyampaikan kepada masyarakat luas untuk bijak bertindak dan tidak mudah termakan janji janji manis dari aplikasi pinjol dan kiranya pihak OJK menindaklanjuti dengan cepat apa yang telah diinformasikan masyarakat jika apa yang diinformasikan benar, segera tindak dan cabut lisensi mereka di negara ini.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Camat Labuhan Deli, Polri Diminta Usut Tuntas

Salah satu Praktisi hukum Y. Syahputra, SH saat dimintai keterangannya Selasa, (2/8/2022) terkait trik penipuan yang dilakukan aplikasi aplikasi pinjol kepada awak media menjelaskan bahwa ini memang trik mereka

“mereka pandai memanfaatkan moment, disaat orang terdesak disitulah kesempatan mereka, memang ini jelas trik penipuan, dan apa yang mereka perbuat sudah pasti tidak sesuai dengan ketentuan OJK, dan ini menjadi tugas OJK untuk menertibkan hal hal seperti ini,”pungkas Syahputra

Harapan kedepan kiranya masyarakat dapat mengumpulkan data penipuan pinjol yang dialami selanjutnya akan ditindak lanjuti dan dilaporkan ke OJK dan instansi terkait lainnya

(red)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

1 Unit Rumah Habis di Lahap Sijago Merah

24 Februari 2024 - 13:20 WIB

Plt. Bupati Labuhanbatu Meletakan Batu Pertama Ponpes Al -Haramain.

23 Februari 2024 - 22:45 WIB

Polsek Firdaus Amankan Mesin Judi Tembak Ikan- Ikan di Desa Sei Bamban

23 Februari 2024 - 22:25 WIB

HNSI Medan Berbagi Rejeki Pada Nelayan Serta Mendapat Dukungan Donatur

23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Plt Bupati Menyampaikan Akan Secepatnya Membangun Tembok Penahan Erosi.

23 Februari 2024 - 20:52 WIB

Plt Bupati Labuhanbatu Mengapresiasi Direktur RSUD Rantauprapat Dengan Cepat Menangani Warga Yang keracunan Massal.

21 Februari 2024 - 18:57 WIB

Trending di Berita Daerah