Menu

Mode Gelap
Qodari Sebut Golkar Partai Brutus? AMPI Sumut : 100 Persen Error! Polgan Medan MoU Kolaborasi Bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi Nekat Curi Handphone, Abdul Diringkus Polsek Medan Baru Pembelian BBM Jenis Pertalite Pakai Jerigen Di Duga Menjadi Ajang Pungli Di SPBU 14.211.212 Lapas Kelas 1 Medan Laksanakan Tes Urine Bagi WBP Yang Ikut Rehabilitasi

Berita Terkini · 7 Agu 2022 14:08 WIB · waktu baca : ·

Bocah Tewas Diduga Akibat HP Meledak, Ini Himbauan Wakil Gubernur


 Bocah Tewas Diduga Akibat HP Meledak, Ini Himbauan Wakil Gubernur Perbesar

Ilustrasi

Ciamis, NET24JAM – Seorang bocah berusia 9 tahun di Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meninggal dengan luka bakar di dada diduga akibat handphone (HP) yang sedang dicas meledak, Rabu (3/8/2022).

Kala itu korban bermain ponsel yang sedang dicas untuk menunggu ibunya, Rina, membeli makan siang di luar rumah. 

Baru ditinggal beberapa menit, korban ditemukan tak bernyawa dengan luka bakar di dada. Di samping korban terdapat ponsel yang hancur akibat meledak.

Baca Juga:  Berantas Narkoba, Bandar Sabu Asal Bilah Hilir Diringkus Polisi

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengimbau para orangtua agar tidak terlalu memberi kebebasan kepada anak-anaknya untuk menggunkan handphone atau HP.

Sebab, kata Uu, ponsel bagi anak-anak lebih banyak mudharat ketimbang manfaatnya.

Hal itu disampaikan Uu sesuai menengok keluarga almarhum Ikmal, bocah meninggal akibat ponsel yang dipakainya sambil dicas meledak di Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (6/8/2022).

Baca Juga:  KOMPAK Desak DPRD Taput Bentuk Pansus Perekrutan Perangkat Desa

Anak anak jangan terlalu diberi kebebasan menggunakan HP karena banyak mudharatnya. Ponsel bisa menyebabkan kecelakaan akibat kelalaian seperti yang terjadi di Rancah, Ciamis,” kata Uu.

Uu menambahkan, selain bisa menyebabkan kecelakaan, ponsel jika terus digunakan anak secara bebas bisa menimbulkan masalah kejiwaan.

Baca Juga:  Izin PT BSA Gabion Belawan Terancam Dicabut Terkait Ketenagakerjaan

Menurut Uu, saat ini banyak anak di Jawa Barat yang mengalami masalah kejiwaan karena gawai.

“Di rumah sakit PmprovJabar banyak anak usia SD sampai SMP jadi ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) dirawat di sana karena kecanduan gadget,” ujar Uu.

Published : Ridwan

Sumber     : kompas.com

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Qodari Sebut Golkar Partai Brutus? AMPI Sumut : 100 Persen Error!

22 Mei 2024 - 14:38 WIB

Polgan Medan MoU Kolaborasi Bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi

22 Mei 2024 - 00:25 WIB

Nekat Curi Handphone, Abdul Diringkus Polsek Medan Baru

21 Mei 2024 - 23:09 WIB

Pembelian BBM Jenis Pertalite Pakai Jerigen Di Duga Menjadi Ajang Pungli Di SPBU 14.211.212

21 Mei 2024 - 10:19 WIB

Lapas Kelas 1 Medan Laksanakan Tes Urine Bagi WBP Yang Ikut Rehabilitasi

21 Mei 2024 - 10:10 WIB

Respon Cepat Polisi Tangkap Pelaku Begal di Desa Manunggal

21 Mei 2024 - 01:25 WIB

Trending di Berita Terkini