Menu

Mode Gelap
Asisten I: Peraturan Kesejahteraan Ibu dan Anak Perlu Dikuatkan dengan Undang-Undang Khusus Plt. Bupati Apresiasi Pelantikan 45 Anggota PPK di Labuhanbatu untuk Pilkada 2024 Polsek Firdaus Sergai Amankan Dua Anggota Geng Motor Meresahkan Warga Hatonduhan Ragukan Integritas KPUD Simalungun, Diduga Langgar Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu Picu Kemacetan Depo Milik JIU Resahkan Warga Sekitar Dan Pengguna Jalan

Berita Terkini · 25 Agu 2022 01:44 WIB · waktu baca : ·

Bertahun Kasus Pencabulan Ngendap di Polres Padangsidimpuan


 Bertahun Kasus Pencabulan Ngendap di Polres Padangsidimpuan Perbesar

Ilustrasi pencabulan 

P. Sidimpuan, NET24JAM – Lembaga Burangir dalam hal perlindungan Perempuan dan Anak di Wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), memohon kepada jajaran Polres Kota Padangsidimpuan jajaran Polda Sumatera Utara agar mengusut dan menyelesaikan Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur, yang diduga sempat mengendap hampir 2 tahun lamanya.

“Kami memohon kepada Bapak Kapolres, untuk mengusut kasus yang sudah dilaporkan ke Polres Padangsidimpuan sesuai LP : STPL/314/IX/2020/SU/PSP, tertanggal 22 September 2020 lalu,” ujar Juli H Zega, Pengurus Lembaga Burangir kepada Wartawan, Rabu (24/8/2022).

Baca Juga:  Gelar Silaturahmi dengan Jurnalis, Wabup Labuhanbatu Sampaikan Hal Ini

Dijelaskan Juli, dalam laporan tersebut, kejadian dugaan peristiwa pencabulan terjadi pada April 2020 lalu di Jalan Baru By Pass di Desa Pudun Jae, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan. Pelaku diduga berinisial AL (32).

“Diduga pelaku berinisial AL yang merupakan pria memiliki anak satu tersebut warga Batunadua Kota Padangsidimpuan itu melakukan tindakan dugaan pencabulan di sebuah Cafe kepada terduga korbannya yang masih berusia 14 tahun sebut saja Siti (nama samaran) warga Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara,” jelasnya.

“Setahu kami, kasus tersebut ditangani pada 2020 lalu, kita yang mendampingi (Korban). Namun sayang hingga kini belum kita ketahui proses lebih lanjutnya kasus ini bagaimana, Kita bingung dengan kejadian ini,” ungkap Juli.

Baca Juga:  Paskas Ajak Masyarakat Kota Tebing Tinggi Untuk Bersedekah

Sementara itu, hal yang senada juga disebut oleh sejumlah kalangan awak media di Kota Padangsidimpuan dan meminta agar kiranya Kapolres Padangsidimpuan menindaklanjuti kasus itu. 

Sebab dugaan pencabulan terhadap anak adalah kejahatan yang tidak bisa ditunda-tunda. Kita harap Bapak Kapolres segera tindak lanjuti laporan itu sesuai LP, dan terduga pelaku segera diproses. 

Baca Juga:  Jual Narkoba ke Polisi? 2 Pria Ditangkap, Satu Diantaranya Oknum TNI

Sebagai informasi, dalam laporan polisi atas dugaan pencabulan tersebut, yakni sesuai dengan UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Pasal 81 ayat 2 dan UU Nomor 23 tahun 2002.

Begitu juga dengan Ketua DPD JPKP Kota Padangsidimpuan Mardan Eriansyah Siregar menyebutkan bahwa pihaknya mendesak Polres Padangsidimpuan untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Dalam waktu dekat kita akan turun ke jalan melakukan aksi mendesak Polres Kota Sidimpuan agar segera memproses kasus tersebut,” tegasnya.

(Dedi K Nasution)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Asisten I: Peraturan Kesejahteraan Ibu dan Anak Perlu Dikuatkan dengan Undang-Undang Khusus

18 Mei 2024 - 06:31 WIB

Plt. Bupati Apresiasi Pelantikan 45 Anggota PPK di Labuhanbatu untuk Pilkada 2024

18 Mei 2024 - 06:16 WIB

Jalani Desk Evaluasi Lapas Medan Optimis Raih Predikat WBK

16 Mei 2024 - 22:39 WIB

Plt. Bupati Ajak Masyarakat Untuk Mensukseskan Program Bangga Kencana

16 Mei 2024 - 20:57 WIB

Kaban BPBD Labuhanbatu MOU dengan Pengembang Perumahan Karya Mandiri Residence

16 Mei 2024 - 20:36 WIB

Polsek Firdaus Sergai Amankan Dua Anggota Geng Motor Meresahkan

16 Mei 2024 - 17:01 WIB

Trending di Berita Terkini