Menu

Mode Gelap
Didampingi Kakan Kemenag Plt Bupati Lepas 318 Jemaah Haji Labuhanbatu Bayi Laki Laki Ditemukan Warga Tergeletak di Pinggir Jalan Polres Taput Lidik Orang Tua Anak Duarrr! Diduga Gudang Oplosan Elpiji Meledak 13 Orang Jadi Korban Kebakaran Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Sertijab Kasat Narkoba Dan Kasat Lantas Plt. Bupati Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu

Tak Berkategori · 29 Nov 2021 10:59 WIB · waktu baca : ·

Bentrok Anggota Kopasus Dengan Anggota Brimob di Timika Papua Dipicu Harga Rokok


 Bentrok Anggota Kopasus Dengan Anggota Brimob di Timika Papua Dipicu Harga Rokok Perbesar

Jakarta,NET24JAM.ID –      Terkait terjadinya bentrokan anggota Kopasus dengan anggota Brimob di Timika Papua pada Sabtu (27/11/2021), Penglima TNI Jendral Andika Perkasa berkoordinasi dengan pihak Polri untuk mengambil tindakan hukum bagi anggota Korp Polri Bhayangkara yang terlibat dalam bentrokan di Timika Papua, hal tersbut disampaikan Panglima TNI Jendral Andi Perkasa Senin (29/11/2021).

Diketahui Prajurit Kopasus tersebut yang tergabung dalam Satuan Tugas Nanggala dan Personil Brimob Polri tergabung dalam Satgas Amole.

Baca Juga:  Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Toba 2021, Ini Amanat Kapolres Sergai

Panglima memastikan anggota TNI saat ini tengah menjalani proses hukum yag terlibat dalam bentrokan tersebut.

“Pusat Polisi Militer TNI bersama dengan Pusat Militer AD sedang melakukan Proses Hukum terhadap seluruh anggota TNI yang terlbat bentrokan di Timika,” ujar Panglima TNI.

Bentrokan terjadi tepatnya dilokasi Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 didepan Mess Hall Timika Papua.

Sementara itu Kapolda Papua Irjend Pol. Mathius Fakhiri pastikan kesus bentrokan tersebut hanya  sekedar salah faham saja.

Baca Juga:  Peringatan Hakordina 2021, Kejari Medan Bersama Forwakum Sumut Bagi 200 Paket Sembako

“Tidak ada bentrok, hanya salah faham dan sudah kita selesaikan sudah berdamai, Nanggala kan juga masih dibawah Kapolda karena dibawah Operasi Nemangkawi Amule, sudah diselesaikan langsung,” jelaskan Mathius.

Kronologis kejadian berawal dari personil Satgas Amole Kompi 3 yang berada di Pos RCTU Ridge Camp Mile 72 berdagang Rokok, selanjutnya anggota Satgas Nanggala berjumlah 20 orang hendak memembeli rokok.

Dikarenakan harga rokok tersebut dianggap terlalu mahal membuat anggota satgas Nanggala melakukan protes dan terjadi perkelahian dengan anggota Satgas Amole.

Baca Juga:  Tak Rela Lapangan Merdeka Jadi Cagar Budaya, Pengamat : Wali Kota Medan Terkesan Arogan

Atas kejadian tersebut personil yang berada dilokasi RCTU melakukan perlawanan hingga terjadi baku hantam dan beberapa anggota Satgas Amole terluka.

Lima anggota Polisi dari Satgas Amole mengalami luka luka dan mendapat perawatan medis.

Kelima anggota tersebut bernama, Bripka Risma, Bripka Ramanza, Briptu Edi, Bharaka Heru, Bripka Munawir dan Bharatu Julianda.

Saat ini keadaan dilokasi kejadian sudah aman dan terkendali.

(Red/kompas-tribun)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Terpilih Secara Aklamasi Boster Sitio Pimpin Koni Labuhanbatu Hingga 2028

28 April 2024 - 08:52 WIB

Forkopimda Labuhanbatu dan Labura Buka Puasa Bersama Kapolres Labuhanbatu

24 Maret 2024 - 09:13 WIB

Bandar Huluan Gelar Rapat Materi Sosialisasi Penggunaan ADN Dan Dana Desa Tahun 2024

20 Maret 2024 - 05:52 WIB

PTPN IV Ragional II Kebun Dolok Ilir Dan Pengusaha CV Sinar Tenera Sepakat Melakukan Perawatan Jalan Protokol

6 Maret 2024 - 11:43 WIB

Paskas Ajak Masyarakat Kota Tebing Tinggi Untuk Bersedekah

27 November 2023 - 20:03 WIB

BNN Pinjam Pakai Gedung TC Sosial Untuk Tempat Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba

5 Oktober 2023 - 11:25 WIB

Trending di Tak Berkategori