Menu

Mode Gelap
Laporan Di SP3kan Keluarga Monang Samosir Prapidkan Penyidik Polres Dan Kejari Simalungun Plt. Bupati Labuhanbatu Saksikan Pagelaran Wayang Kulit di Hari Bhayangkara Sambut 1 Muharram 1446 H, BKM Nurul Islam Gelar Gotong-royong Kapolres Sergai Resmikan Sarana Air Bersih di Desa Makmur UNITA Taput Larang Mahasiswa Ikuti Aksi Demonstrasi

Tak Berkategori · 29 Nov 2021 10:59 WIB · waktu baca : ·

Bentrok Anggota Kopasus Dengan Anggota Brimob di Timika Papua Dipicu Harga Rokok


 Bentrok Anggota Kopasus Dengan Anggota Brimob di Timika Papua Dipicu Harga Rokok Perbesar

Jakarta,NET24JAM.ID –      Terkait terjadinya bentrokan anggota Kopasus dengan anggota Brimob di Timika Papua pada Sabtu (27/11/2021), Penglima TNI Jendral Andika Perkasa berkoordinasi dengan pihak Polri untuk mengambil tindakan hukum bagi anggota Korp Polri Bhayangkara yang terlibat dalam bentrokan di Timika Papua, hal tersbut disampaikan Panglima TNI Jendral Andi Perkasa Senin (29/11/2021).

Diketahui Prajurit Kopasus tersebut yang tergabung dalam Satuan Tugas Nanggala dan Personil Brimob Polri tergabung dalam Satgas Amole.

Baca Juga:  MTs dan MA Aisyiyah Binjai Lakukan Vaksinasi Massal Untuk Pelajar

Panglima memastikan anggota TNI saat ini tengah menjalani proses hukum yag terlibat dalam bentrokan tersebut.

“Pusat Polisi Militer TNI bersama dengan Pusat Militer AD sedang melakukan Proses Hukum terhadap seluruh anggota TNI yang terlbat bentrokan di Timika,” ujar Panglima TNI.

Bentrokan terjadi tepatnya dilokasi Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 didepan Mess Hall Timika Papua.

Sementara itu Kapolda Papua Irjend Pol. Mathius Fakhiri pastikan kesus bentrokan tersebut hanya  sekedar salah faham saja.

Baca Juga:  Kapolres Pakpak Bharat "Tunjukkan Empati" Berikan Bantuan Sosial Kepada Pasien Covid-19

“Tidak ada bentrok, hanya salah faham dan sudah kita selesaikan sudah berdamai, Nanggala kan juga masih dibawah Kapolda karena dibawah Operasi Nemangkawi Amule, sudah diselesaikan langsung,” jelaskan Mathius.

Kronologis kejadian berawal dari personil Satgas Amole Kompi 3 yang berada di Pos RCTU Ridge Camp Mile 72 berdagang Rokok, selanjutnya anggota Satgas Nanggala berjumlah 20 orang hendak memembeli rokok.

Dikarenakan harga rokok tersebut dianggap terlalu mahal membuat anggota satgas Nanggala melakukan protes dan terjadi perkelahian dengan anggota Satgas Amole.

Baca Juga:  Perbaikan Jalan Tanjung Balai Menuju Teluk Nibung Terlaksana, Masyarakat puas

Atas kejadian tersebut personil yang berada dilokasi RCTU melakukan perlawanan hingga terjadi baku hantam dan beberapa anggota Satgas Amole terluka.

Lima anggota Polisi dari Satgas Amole mengalami luka luka dan mendapat perawatan medis.

Kelima anggota tersebut bernama, Bripka Risma, Bripka Ramanza, Briptu Edi, Bharaka Heru, Bripka Munawir dan Bharatu Julianda.

Saat ini keadaan dilokasi kejadian sudah aman dan terkendali.

(Red/kompas-tribun)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gawat Proyek DD TA 2023 Tak Terealisasi Diduga Pangulu Lestari Indah Selewengkan Anggaran

27 Juni 2024 - 14:23 WIB

Terkait Video Mesum Mirip Sekda Taput, Polisi Layangkan Surat Panggilan Ke TS.

20 Juni 2024 - 08:57 WIB

Dinas Sosial Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran

4 Juni 2024 - 12:19 WIB

Tergabung Di Kloter 13 Kakan Kemenag Bersama Plt Bupati Lepas 318 Jemaah Haji Labuhanbatu

27 Mei 2024 - 08:18 WIB

Terpilih Secara Aklamasi Boster Sitio Pimpin Koni Labuhanbatu Hingga 2028

28 April 2024 - 08:52 WIB

Forkopimda Labuhanbatu dan Labura Buka Puasa Bersama Kapolres Labuhanbatu

24 Maret 2024 - 09:13 WIB

Trending di Tak Berkategori