Menu

Mode Gelap
Ketua LP Ma’arif NU PWNU Sumut Sampaikan Materi Moderasi Beragama Polisi Sikat Jurtul Togel di Kecamatan Panai Tengah Fenomena Truk Tak Layak Pakai Lolos dari Operasi Patuh Toba 2024 Lapas Medan Gelar Senam Bersama Peserta Rehabilitasi Sosial Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Dua Nelayan Asal Srilanka

Berita Terkini · 13 Nov 2023 15:08 WIB · waktu baca : ·

Belum Sampai 1 Tahun Proyek Irigasi BWSS II Hancur Lebur.


 Belum Sampai 1 Tahun Proyek Irigasi BWSS II Hancur Lebur. Perbesar

NET24JAM.ID II SergaiProyek irigasi Balai Wilayah Sungai Sumatera II (BWSS) hancur bahkan terlihat retak seribu diseluruh bangunan, hal ini berdasarkan hasil investigasi wartawan dilokasi Senin,13/11 Sekitar pukul 11:30 Wib.

Proyek yang terletak di Dusun 3 Desa Gempolan Kecamatan Seibamban Kabupaten Serdang Bedagai(Sergai) menjadi perhatian tim pemburu berita pasalnya proyek yang baru dikerjakan ditaksir dibulan Juni-July Tahun 2023 kini sudah terlihat hancur dan retak diseluruh bagian bangunan.

Awak media belum mendapat informasi terkait berapa anggaran bangunan yang dikucurkan oleh BWSS II untuk pembangunan proyek tersebut”namun berdasarkan prasasti yang ditempelkan dibangunan tersebut bertuliskan” Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Sumber Daya Air,Balai Wilayah Sungai Sumatera II Medan, Program percepatan peningkatan tata guna air irigasi(P3 TGAI) Tahun anggaran 2023 Sebagai pelaksana kegiatan GP3a Satahi daerah irigasi belutu Desa Gempolan Kecamatan Seibamban Sergai, dengan titik koordinat 3’25’44”,N 99 7′ 39 ” E.

Baca Juga:  Kapolsek Lumban Julu Bersama Personil Hadiri Dan Pengamanan MTQ Nasional Ke XVIII Tingkat Kabupaten Toba

Diduga proyek tersebut dikerjakan oleh Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air(GP3a) Satahi ” kita patut menduga ada permainan dalam pengerjaan proyek tersebut disebabkan belum ada 1 Tahun sudah terlihat hancur lebur bahkan retak diseluruh bangunan.

Baca Juga:  Guna Cegah PMK Polres Tanjungbalai Laksanakan Vaksinasi Hewan

Awak media mencoba konfirmasi Ketua GP3a Satahi Desa Gempolan Junaidi Pasaribu Senin 13/11 Sekitar pukul 14:00 Wib melalui nomor Whatshapp nya mengatakan itu kerusakan disebabkan oleh odong-odong yang masuk kewilayah pertanian ” Katanya mau diganti oleh pihak pemilik odong-odong” namun hingga saat ini belum ada etikat baiknya” disinggung siapa pemiliknya dia(Junaidi Pasaribu) tidak mengetahuinya.

Baca Juga:  Polres Labuhanbatu Berhasil Tangkap Amirudin Basri Pelaku Pembunuhan Berencana

Sambung Junaidi lagi , terkait proyek tersebut bahwa dirinya dan rekan yang lainnya yang bertanggung jawab atas pengerjaan proyek tersebut dengan panjang 250 M² dan soal anggaran lupa berapa” Lupa aku berapa anggrannya” bahkan dirinya mengaku kalau pekerjaan tersebut sudah diserah terimakan oleh kepihak BWSSII .
Ungakapnya.

(Mangisi.s)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketua LP Ma’arif NU PWNU Sumut Sampaikan Materi Moderasi Beragama

19 Juli 2024 - 19:20 WIB

Polisi Sikat Jurtul Togel di Kecamatan Panai Tengah

19 Juli 2024 - 19:07 WIB

Fenomena Truk Tak Layak Pakai Lolos dari Operasi Patuh Toba 2024

19 Juli 2024 - 18:55 WIB

Lapas Medan Gelar Senam Bersama Peserta Rehabilitasi Sosial

19 Juli 2024 - 18:36 WIB

Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Dua Nelayan Asal Srilanka

19 Juli 2024 - 18:27 WIB

Plt Bupati Labuhanbatu Hadiri Acara 10 Muharram 1446 H di Bilah Barat

19 Juli 2024 - 18:16 WIB

Trending di Berita Terkini