NET24JAM – Bagi pengendara anda yang sering melintasi jalur nasional Bandung – Cianjur atau Jakarta – Bandung via Puncak pasti tidak asing lagi dengan sebuah belati raksasa yang tertancap di atas tebing kapur saat melintasi jalan raya sekitar daerah Citatah, Cipatat Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Mungkin sebagian orang akan bertanya-tanya, bagaimana belati tersebut bisa berada di atas tebing Gunung Manik yang memiliki ketinggian 48 meter itu? Apakah benda itu jatuh dari langit?
Dari mitos yang beredar, belati tersebut muncul dari dalam gunung berbarengan dengan tsunami di Aceh dan gempa di Jawa Barat. Gak semua cerita tersebut benar, ternyata hanya mitos saja.
Jadi, sebenarnya belati raksasa setinggi 3 meter itu bukan muncul dari dalam gunung ataupun jatuh dari langit seperti mitos yang tersebar. Akan tetapi belati tersebut dibangun pada 2004 oleh Zeni Pusdikpassus (sekarang Pusdiklatpassus). Monumen atau tugu belati itu dibuat, sebagai penanda area latihan panjat Kopassus.
Untuk bisa mencapai monumen belati tersebut kita harus melewati jalan menanjak menuju sebuah perusahaan pengolahan marmer yang memang menjadi akses point untuk masuk ke tugu belati tersebut.
Kita harus meminta izin terlebih dahulu kepada petugas yang berjaga di pos keamanan pabrik tersebut untuk memarkirkan kendaraan kita dan berjalan menuju tugu belati.
Akses menuju tugu belati tersebut hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki melewati anak tangga dengan sudut kemiringan hampir 45 derajat.
Cukup menguras tenaga dan ketahanan kaki kita untuk melewati anak tangga tersebut. Jalan yang dilalui memang terlihat jarang sekali dibersihkan atau mungkin dilalui sehingga semak belukar pun menutupi sebagian jalan yang dilalui.
Tiba di tanah yang sedikit rata dan luas, kita akan menemukan sebuah saung tempat beristirahat yang mungkin dibangun oleh para prajurit juga ketika membangun tugu belati ini. Dari saung ini kita sudah melihat tugu yang menjulang setinggi 5 meter menancap di atas bukit manik di Citatah ini.
Pemandangan diatas bukit manik ini sangat memanjakan mata, apalagi bagi pecinta fotografi. Kalian bisa melihat gugusan Karst Rajamandala di sekeliling bukit ini. Jalan raya yang berbelok belok layaknya seekor ular jika terlihat dari atas bukit.
Published : Ridwan
Sumber : https://www.perjalanandiaz.com/2020/11/melihat-dari-dekat-belati-raksasa-di.html?m=1