Menu

Mode Gelap
Waspada Lewat Fly Over Brayan Medan, Ada Teror Lemparan Batu! Ketua LP Ma’arif NU PWNU Sumut Sampaikan Materi Moderasi Beragama Polisi Sikat Jurtul Togel di Kecamatan Panai Tengah Fenomena Truk Tak Layak Pakai Lolos dari Operasi Patuh Toba 2024 Lapas Medan Gelar Senam Bersama Peserta Rehabilitasi Sosial

Berita Terkini · 4 Apr 2024 11:14 WIB · waktu baca : ·

Bantah Rampas Mobil, Tim PEOJF dari PT RJP : “Usut Mafia Mobil Bodong”


 Bantah Rampas Mobil, Tim PEOJF dari PT RJP : “Usut Mafia Mobil Bodong” Perbesar

NET24JAM.ID || Medan – Tim Pelaksana Eksekusi Objek Jaminan Fidusia (PEOJF) dari PT. RJP membantah adanya pemberitaan bahwa pihaknya menarik paksa atau merampas 1 unit mobil  Daihatsu Alya 1,2 R DLX MC dan bertindak kasar di Jalan Gatot Subroto Medan, pada Senin (2/4/2024) sekira pukul 15.08 Wib.

“Kami Tim PEOJF dari PT. RJP terpantau 1 unit mobil Daihatsu Alya 1,2 R DLX MC yang berstatus kredit nunggak di Leasing Adira Finance 9 bulan dengan memakai Nopol palsu BK 1305 AP dimana diketahui Nopol aslinya BL 1284 KE,” ujar Andrean yang saat terjadi peristiwa itu ada di lokasi menjelaskan kejadian yang sebenarnya kepada net24jam.id, Kamis (4/4/2024).

Andrean mengaku, pihaknya selaku dari PT. RJP mempunyai surat tugas, surat fidusia, surat kuasa dari Leasing Adira Finance, dan SPPI, pada saat terpantaunya unit tersebut.

Baca Juga:  Ketua Komisi V DPRD Lampung Gelar Reses Tahap I di Tiga Kecamatan

“Pihak PT. RJP melakukan tindakan persuasif untuk mengkonfirmasi dan mempertanyakan unit tersebut dengan menunjukkan kelengkapan surat-surat tugas kami kepada pemakai unit,” paparnya. 

“Hasil pantauan Pihak PT. RJP ternyata yang pakai Unit tersebut adalah seorang wanita, saat dikonfirmasi kepada Ibu atau wanita tersebut (nama pemakai unit tidak diketahui), Ibu tersebut mengaku istri dari oknum polisi dengan jabatan Wakapolsek dari salah satu Polsek yang ada di Kota Medan, dan mengatakan bahwa suaminya akan datang untuk menyelesaikan tunggakan dan menjelaskan mengenai Plat Nopol Palsu,” jelasnya kembali. 

Namun tidak lama kemudian, masih kata Andrean, datang sekelompok orang yang dikomandoi inisial Y dan tidak tahu siapa mereka akan tetapi langsung melakukan keributan tanpa ada konfirmasi dan memberitahukan siapa mereka dengan mengeluarkan kata-kata kasar dan memaki Pihak PT. RJP.

Baca Juga:  Kapolres Sergai Pimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat 10 Personel

“Selanjutnya datanglah seorang pemuda yang menurut penglihatan kami seorang pemuda itu merupakan oknum polisi dari salah satu Polsek,” tambah Andrean.

Masih penjelasan Andrean, karena situasi tidak kondusif datanglah beberapa personil Polsek Medan Baru ke Lokasi untuk menyelesaikan permasalahan. Namun hasilnya tetap juga masih terjadi keributan sehingga tidak ada penyelesaian sama sekali.

Tim PEOJF dari PT. RJP menduga kejadian tersebut ditunggangi sekelompok mafia jual beli mobil bodong yang diduga di back up oleh oknum aparat. 

“Tentu hal ini yang menjadi permasalahan besar dan merupakan Pelanggaran hukum, akibat permasalahan yang terjadi tidak selesai berdampak besar dan merugikan kami dalam menjalankan tugas kami untuk menyelamatkan aset dari perusahaan,” tutur Andrean. 

Baca Juga:  Kadis P3A Labuhanbatu Bersama Jurnalis Sosialisasi Perangi Narkoba dan KDTA

Oleh karena itu, lanjut Andrean, permasalahan ini harus ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Andrean menyebut bahwa PT RJP akan melakukan langkah hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. 

Lebih lanjut, Andrean berharap agar masyarakat tidak salah menilai dan tidak terprovokasi. Menurutnya, pekerjaan Eksekusi Objek Jaminan Fidusia (EOJF) ini merupakan bagian dari penyelamatan keuangan negara yang mana apabila tim EOJF berhasil memasukkan unit ke gudang dan dilelang, otomatis pajak kendaraan akan dibayar sehingga mengembalikan kerugian keuangan negara.

“PT RJP akan melakukan langkah hukum. Terkait pemberitaan hoax tanpa adanya konfirmasi langsung dan merugikan PT RJP, juga akan kami lakukan langkah hukum sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

(Wawan)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Waspada Lewat Fly Over Brayan Medan, Ada Teror Lemparan Batu!

20 Juli 2024 - 03:40 WIB

Ketua LP Ma’arif NU PWNU Sumut Sampaikan Materi Moderasi Beragama

19 Juli 2024 - 19:20 WIB

Polisi Sikat Jurtul Togel di Kecamatan Panai Tengah

19 Juli 2024 - 19:07 WIB

Fenomena Truk Tak Layak Pakai Lolos dari Operasi Patuh Toba 2024

19 Juli 2024 - 18:55 WIB

Lapas Medan Gelar Senam Bersama Peserta Rehabilitasi Sosial

19 Juli 2024 - 18:36 WIB

Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Dua Nelayan Asal Srilanka

19 Juli 2024 - 18:27 WIB

Trending di Berita Terkini