Menu

Mode Gelap
Laporan Di SP3kan Keluarga Monang Samosir Prapidkan Penyidik Polres Dan Kejari Simalungun Plt. Bupati Labuhanbatu Saksikan Pagelaran Wayang Kulit di Hari Bhayangkara Sambut 1 Muharram 1446 H, BKM Nurul Islam Gelar Gotong-royong Kapolres Sergai Resmikan Sarana Air Bersih di Desa Makmur UNITA Taput Larang Mahasiswa Ikuti Aksi Demonstrasi

Berita Terkini · 21 Des 2022 23:23 WIB · waktu baca : ·

Bakal Demo Besar-besaran Soal Dugaan Korupsi Ngendap di Kejari Tapsel


 Bakal Demo Besar-besaran Soal Dugaan Korupsi Ngendap di Kejari Tapsel Perbesar

Tapsel, NET24JAM – Berbagai kasus dugaan korupsi yang ditangani oleh penyidik Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan diduga mengendap. Seperti halnya dugaan korupsi pengadaan baju di berbagai desa, Dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Tapanuli Selatan, dugaan korupsi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tapanuli Selatan serta SP3 dugaan korupsi dana hibah KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Tapanuli Selatan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Lembaga Renjana, Parko Harahap kepada net24jam, Rabu (21/12/2022).

Parko mengatakan bahwa beberapa kasus dugaan korupsi yang ditangani Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan (Kejari Tapsel) hingga menjelang akhir tahun 2022 tidak jelas dimana rimbanya.

“Kasus yang pertama soal dugaan korupsi pengadaan baju perangkat desa. Dalam kasus tersebut, kepala desa telah menyetorkan langsung kelebihan pembayaran kepada penyidik Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan. Namun hingga saat ini uang tersebut belum masuk ke kas desa. Hal itu berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan Tim Renjana,” ungkapnya. 

Baca Juga:  Pemerintah Perpanjang PPKM Mikro dan Perketat 3T Hingga 31 Mei

Menurut pulbaket yang dihimpun dilapangan, uang yang disetorkan oleh kepala desa jumlahnya bervariasi mulai Rp1 juta hingga sebesar Rp3 juta setiap desa. Namun, sebelum dibayarkan terlebih dahulu para kepala desa menandatangani surat pernyataan ataupun berita acara. 

“Uang yang disetorkan oleh seluruh kepala desa dalam perkara tersebut diduga tidak dititipkan ke rekening Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan,” imbuh Ketua Lembaga Renjana.

Baca Juga:  Bersama Ratusan Masyarakat Plt Bupati Ikuti Senam Sehat di Car Free Day

Kasus kedua, lanjut Parko, dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dalam kasus tersebut telah dilakukan pemeriksaan terhadap kepala sekolah.

Ironisnya, Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan diduga ikut menjadi rekanan di sejumlah OPD. Tetapi yang melaksanakan proyek ada yang bermain di balik layar. Hal tersebut dapat dilihat dari lpse Tapanuli Selatan, perusahaan pemenang tender itu-itu saja. 

“Memang agak sulit membuktikannya, tetapi ada sebuah catatan jatah proyek untuk Kejari,” jelasnya.

Selain itu, Parko Harahap juga mempertanyakan kasus dugaan korupsi dana hibah KNPI tahun 2019 yang telah di SP3 kan Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan. 

Menurutnya, kasus tersebut diduga ada rekayasa dengan membuat perhitungan kerugian keuangan negara di bawah Rp50 juta. Sehingga bisa diselesaikan dengan menerapkan restorative justice. 

Baca Juga:  Tanggapi Keluhan Masyarakat Wabup Labuhanbatu Tinjau Jalan Rusak di Pangkatan

“Pertanyaannya, siapakah sebenarnya yang memiliki kewenangan dalam menghitung kerugian keuangan negara? Inspektorat/APIP, BPK, BPKP atau akuntan publik?,” ketus Parko Harahap.

“Kami sudah meminta penjelasan terkait penanganan dugaan kasus korupsi di Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan, namun sampai saat ini belum ada jawaban yang Pasti secara tertulis dan transparan, semua jawaban pihak Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan mengambang, Oleh sebab itu dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran guna menuntut transparansi penanganan kasus korupsi di Kabupaten Tapanuli Selatan,” pungkasnya.

(Dedi Tyson)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolres Serdang Bedagai Pimpin Apel Ops Patuh Toba 2024

15 Juli 2024 - 17:32 WIB

Polres Taput Laksanakan Apel Gelar Operasi Patuh Toba 2024.

15 Juli 2024 - 14:26 WIB

Partai Nasdem Resmi Dukung Pasangan Firsa-Efri Di Pilkada Kabupaten Muratara

15 Juli 2024 - 12:51 WIB

Media Nasional NET24JAM.ID Laksanakan ULTAH Yang Ke4 Tahun.

15 Juli 2024 - 00:18 WIB

DPD Tipikor Labuhanbatu Ucapkan Selamat ke-4 Tahun untuk NET24JAM.ID

14 Juli 2024 - 13:11 WIB

Lapas Medan Gelar Razia Deteksi Dini, Musnahkan Ratusan HP

12 Juli 2024 - 16:52 WIB

Trending di Berita Terkini