Menu

Mode Gelap
Didampingi Kakan Kemenag Plt Bupati Lepas 318 Jemaah Haji Labuhanbatu Bayi Laki Laki Ditemukan Warga Tergeletak di Pinggir Jalan Polres Taput Lidik Orang Tua Anak Duarrr! Diduga Gudang Oplosan Elpiji Meledak 13 Orang Jadi Korban Kebakaran Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Sertijab Kasat Narkoba Dan Kasat Lantas Plt. Bupati Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu

Berita Terkini · 21 Jun 2023 03:02 WIB · waktu baca : ·

APH Diminta Tindak Oknum Pengusaha Cemari Sungai di Serdang Bedagai


 APH Diminta Tindak Oknum Pengusaha Cemari Sungai di Serdang Bedagai Perbesar

Sergai, NET24JAM – Gencarnya pemberitaan beberapa media terkait limbah yang menggenangi sungai di Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada tanggal 8 Juni 2023 lalu. 

Pemberitaan tersebut menjadi perhatian APH (Aparat Penegak Hukum) yang langsung mengambil sampel pada air sungai, namun sangat disayangkan hasil dari pengambilan sampel belum membuahkan hasil.

Menanggapi hal ini, Ketua LSM LPKH (Lembaga Pemerhati Keadilan Hukum) Sugito mempertanyakan sejauh mana Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) selaku dinas terkait dengan pencemaran limbah pabrik tapioka yang ada di Kecamatan Sei Rampah, nyata terbukti kasat mata ikan besar dan kecil pada mati beserta ekosistem lainnya. 

Baca Juga:  Motif Sakit Hati, Pelaku Penikaman Warga Galang Berhasil Diringkus Polisi

“Tindakannya cuma cek lapangan dan ambil sampel cuma itu, bukan menelusuri sumber limbahnya,” ujar Sugito ketika dikonfirmasi wartawan melalui via WhatsApp, Selasa (20/6/2023).

Dia menduga limbah tersebut berasal dari pabrik Tapioka. Kendati pabrik itu memiliki kolam pengelolaan limbah, namun dinilai tidak mencukupi.

Baca Juga:  Menteri Agraria Diminta Mampu Bongkar Mafia Tanah di Deli Serdang

“Benar pengolahan limbahnya ada, tidak sesuai dengan hasil limbah yg dihasilkan tiap harinya, dengan kata lain over kapasitas limbah. Solusinya jangan kasih kendor menjalankan peraturan,” ungkap Sugito.

Kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai, AKP Yoga Made mengaku hasilnya belum keluar. ” Hasilnya Belum Keluar,” jawab Yoga ketika dikonfirmasi wartawan.

Sementara itu, Kabid Pengendalian dan Pencemaran Limbah, Boy Reynaldi Sihombing menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan uji laboratorium.

Baca Juga:  Pemerintah Optimistis Ekonomi Nasional Tunjukkan Kenaikan Pada Kuartal II 2021

“Kita sudah melakukan pengambilan sampel dan sudah melakukan uji lab” untuk hasil nya kita menunggu 14 hari kerja, selanjutnya kita baru mengetahui hasilnya, kita tunggu hasilnya,” papar Boy. 

“Kita khawatir ada oknum-oknum yang ingin merusak lingkungan dengan cara menyiramkan Air Emas (Tuba) ikan, kita lihat kondisi di lapangan banyak anak mandi-mandi di sungai tersebut, ini masih kita duga namun untuk kepastiannya tetap menunggu hasil lab,” pungkasnya.

(Mangisi Siburian)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bawaslu Medan Diduga Tetapkan Anggota Parpol Jadi Panwascam

26 Mei 2024 - 15:05 WIB

Bawaslu Kota Medan Lantik 63 Anggota Panwascam se- Kota Medan

26 Mei 2024 - 14:50 WIB

Gunakan KAI Plt Bupati Dampingi Calon Jama’ah Haji Menuju Embarkasi

26 Mei 2024 - 08:01 WIB

Didampingi Kakan Kemenag Plt Bupati Lepas 318 Jemaah Haji Labuhanbatu

26 Mei 2024 - 07:52 WIB

Bayi Laki Laki Ditemukan Warga Tergeletak di Pinggir Jalan Polres Taput Lidik Orang Tua Anak

25 Mei 2024 - 19:08 WIB

Duarrr! Diduga Gudang Oplosan Elpiji Meledak 13 Orang Jadi Korban Kebakaran

25 Mei 2024 - 19:00 WIB

Trending di News