Menu

Mode Gelap
Bayi Laki Laki Ditemukan Warga Tergeletak di Pinggir Jalan Polres Taput Lidik Orang Tua Anak Duarrr! Diduga Gudang Oplosan Elpiji Meledak 13 Orang Jadi Korban Kebakaran Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Sertijab Kasat Narkoba Dan Kasat Lantas Plt. Bupati Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu Pimpinan Forkopimda Labuhanbatu Melepas Pawai Lilin Waisak 2568

Artikel · 10 Jun 2022 08:55 WIB · waktu baca : ·

Antisipasi Hama PTPN III Kebun Bangun Lakukan Fogging Ulat Api Malam Hari


 Dok : Sampel Ulat api yang ditemukan Tim global telling PTPN III Unit Bangun Perbesar

Dok : Sampel Ulat api yang ditemukan Tim global telling PTPN III Unit Bangun

Simalungun, NET24JAM.ID – Serangan hama pastilah selalu mengintai tanaman, apalagi sejenis hama ulat api yang selalu didapati menyerang pohon kelapa sawit dan  jika serangan hama ini tidak cepat diantisipasi bisa dipastikan dalam waktu singkat akan menghabisi daun daun pelepah sawit sehingga hanya menyisakan lidi lidinya

Begitu juga PTPN III Unit Kebun Bangun tepatnya di Afdeling III saat melaksanakan global telling di beberapa blok mulai tanggal 4 s/d 9 Mei 2022 di TM 2005 seluas 66,70 Ha menemukan adanya serangan ulat api yang rata rata terdapat 5 – 7 ekor perlepah jika diperhitungkan dari jumlah tersebut serangan ulat api dalam kriteria sedang

Baca Juga:  Gelar Restoratif Justice Korban dan Pelaku Pencurian Sepakat Berdamai

Guna mengantisipasi serangan tersebut PTPN III Kebun bangun Selasa (10/5/2022) langsung melakukan pengendalian dengan memfogging areal tersebut dengan bahan insektisida decis + minyak solar + emulgator

Setelah melaksanakan fogging selanjutnya jumat (13/5/2022) dilakukan kembali hertelling dan hasilnya sangat luar biasa tidak ada lagi ulat api yang ditemukan

Baca Juga:  Pemeran Video Mesum Kebaya Merah Diringkus Polisi, Ini Dia Pelakunya

Hal ini disampaikan Asisten Afdeling III Widiantoro Wijaya, SP kepada NET24JAM.ID Sabtu (10/6/2022) di areal tersebut

“inilah sampel ulat api mulai dari yang kecil, sedang, dan besar untuk mengamati fase siklus hidup ulat api sehingga dapat kita ketahui waktu pengendalian dan teknik pengendalian terbaik,” jelas Widiantoro

Lebih lanjut widiantoro mengatakan bahwa  serangan ulat api saat ini sudah terkendali, yang setelah diamati awal mula serangan ternyata dari kebun tetangga

Baca Juga:  Golkar Medan Polonia Sembelih Hewan Qurban Bobot 400 Kilogram

“Langkah yang dilakukan yaitu fogging ulat api pada malam hari, kemudian penanaman beneficial plant yaitu bunga pukul delapan, bunga air mata pengantin dan ketepeng cina, lalu pembuatan fruit trap, dan kutip kepompong, hasilnya cukup memuaskan, berdasarkan telling ulang terakhir populasi ulat sudah menurun dan terkendali, Harapan kami kedepannya agar memperkuat pelaksanaan global telling agar tidak terjadi ledakan populasi hama ulat api,”pungkasnya

(Bambang)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bayi Laki Laki Ditemukan Warga Tergeletak di Pinggir Jalan Polres Taput Lidik Orang Tua Anak

25 Mei 2024 - 19:08 WIB

Duarrr! Diduga Gudang Oplosan Elpiji Meledak 13 Orang Jadi Korban Kebakaran

25 Mei 2024 - 19:00 WIB

Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Sertijab Kasat Narkoba Dan Kasat Lantas

25 Mei 2024 - 18:40 WIB

Plt. Bupati Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Labuhanbatu

25 Mei 2024 - 00:22 WIB

Pimpinan Forkopimda Labuhanbatu Melepas Pawai Lilin Waisak 2568

25 Mei 2024 - 00:08 WIB

Manager Operasional Klarifikasi Legalitas PT Koko Samudera

24 Mei 2024 - 23:56 WIB

Trending di Berita Terkini