Menu

Mode Gelap
Wujudkan Generasi Berakhlak Mulia Melalui Hikmah Isra’ Mi’raj 1445 H Bersama Ratusan Masyarakat Plt Bupati Ikuti Senam Sehat di Car Free Day Caleg Partai PAN Dominasi Lima Kecamatan Di Deli Serdang PSI Tapanuli Utara Geruduk Kantor KPU dan Bawaslu, Ada Apa? 102 Peserta Ikuti Seleksi MTQ Tingkat Kecamatan Bandar Huluan

Berita Daerah · 9 Agu 2022 20:35 WIB · waktu baca : ·

Aksi Luigi si Anjing Pelacak Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Sabu


 Aksi Luigi si Anjing Pelacak Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Sabu Perbesar

Luigi Anjing Pelacak Bea Cukai Batam.

Batam, NET24JAM – Bea Cukai Batam kembali berhasil gagalkan penyelundupan narkotika jenis methamphetamine atau sabu-sabu seberat ±101 gram.

Penyelundupan sabu-sabu tersebut menggunakan modus barang kiriman yang akan dikirimkan ke Lombok Barat yang dilaporkan sebagai makanan.

Anjing pelacak milik Tim K-9 Bea Cukai Batam yang bernama Luigi merespon terhadap barang kiriman tersebut saat sedang melakukan pelacakan barang di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) “GLB”, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), pada Senin (18/7/2022) lalu.

Baca Juga:  Kades Manunggal Nilai Camat Arogan, Batara : Manajemen Latto-latto

“Oknum berinisial P rencananya akan mengirimkan barang kiriman berisi sabu-sabu kepada penerima berinisial AG. Kemudian barang tersebut dibawa ke Kantor Bea Cukai Batam untuk dijadikan barang bukti,” ujar Kepala Seksi Layanan Informasi Bea Cukai Batam Undani melalui keterangan pers kepada wartawan, Selasa (9/8/2022).

Menindaklanjuti tangkapan sabu-sabu tersebut, Bea Cukai Batam melakukan penyerahan barang bukti ke Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat dengan berita acara serah terima Nomor BAST-311/KPU.02/BD.06/2022 tanggal 19 Juli 2022.

Baca Juga:  Sinergitas TNI-Polri Gagalkan Peredaran Ribuan Ekstasi di Medan

Dijelaskannya, kronologi penindakan sabu-sabu di TPS “GLB”. Kemudian ketika melakukan pelacakan barang kiriman dari Batam ke daerah Indonesia lainnya, Luigi memberikan respon terhadap salah satu paket yang dilaporkan sebagai makanan.

“Petugas kami melakukan pengecekan ulang melalui x-ray dan melakukan pemeriksaan fisik terhadap barang tersebut. Kedapatan dua bungkus plastik berisi kristal putih yang disembunyikan di dalam kaleng makanan yang diduga merupakan narkotika. Setelah diuji nircotest dihasilkan warna biru yang artinya positif,” jelasnya.

Baca Juga:  Sidang Perkara Praka RM Akan Digelar Terbuka dan Profesional

Pelaku penyelundupan sabu-sabu tersebut dapat dijerat dengan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman pidana mati/penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda maksimum Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah). 

(Charly)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wujudkan Generasi Berakhlak Mulia Melalui Hikmah Isra’ Mi’raj 1445 H

26 Februari 2024 - 06:05 WIB

Plt. Bupati Ellya Rosa Siregar Mengucapkan Selamat Merayakan Hari Cap Gomeh Kepada Masyarakat Tionghoa.

25 Februari 2024 - 11:35 WIB

Plt. Bupati Labuhanbatu Meresmikan Pembangun Masjid An-Nurani di Panai Tengah.

25 Februari 2024 - 11:24 WIB

1 Unit Rumah Habis di Lahap Sijago Merah

24 Februari 2024 - 13:20 WIB

Plt. Bupati Labuhanbatu Meletakan Batu Pertama Ponpes Al -Haramain.

23 Februari 2024 - 22:45 WIB

Polsek Firdaus Amankan Mesin Judi Tembak Ikan- Ikan di Desa Sei Bamban

23 Februari 2024 - 22:25 WIB

Trending di Berita Daerah