Menu

Mode Gelap
Bersama Ratusan Masyarakat Plt Bupati Ikuti Senam Sehat di Car Free Day Caleg Partai PAN Dominasi Lima Kecamatan Di Deli Serdang PSI Tapanuli Utara Geruduk Kantor KPU dan Bawaslu, Ada Apa? 102 Peserta Ikuti Seleksi MTQ Tingkat Kecamatan Bandar Huluan Tahun Baru Imlek 2575 Plt Bupati Labuhanbatu Patroli Dan Kunjungan Ke Vihara Dan Klenteng

Berita Terkini · 13 Jan 2022 04:39 WIB · waktu baca : ·

3 Preman Berkedok Anggota SPSI Dibekuk Sat Reskrim Polres Dairi


 3 Preman Berkedok Anggota SPSI Dibekuk Sat Reskrim Polres Dairi Perbesar

Dairi, NET24JAM.lD – Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman SH, SIK, MM., melalui Kasat Reskrim Pokres Dairi AKP Rismanto J Purba, SH, MH, MKn membenarkan penangkapan 3 orang terduga pelaku aksi Premanisme (pungli) di Desa Kaban Julu Simpang Juma Petak Kecamatan Lae Parira dan di Dusun Amborgang Desa Sosor Lontung Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, pada hari Selasa 11/01/2022. sekira pukul 18.00 Wib.

Identitas pelaku sebagai berikut :

1. SS, 46 tahun, wiraswasta, Ds sumbul Kec. Lae Parira, Kabupaten Dairi

2. MS, 55 tahun, (L) wiraswasta, Ds Sumbul Kec. Lae Parira Kabupaten Dairi.

3. HN, 55 tahun, (L) Tani, Amborgang Ds. Sosor Lontung Kec. Siempat Nempu, Kabupaten Dairi.

Para korban pungli adalah supir truk yang mengangkut Batu kapur dari tangkahan di Desa Kaban Julu Kec Lae Parira Kabupaten Dairi.

Barang bukti yang di sita :

– Uang sejumlah Rp.79.000,- disita dari tersangka SS.

– Uang sejumlah Rp.39.000,- dari tersangka MS.

– Uang sejumlah Rp.130.000,- dari tersangka HN

Awal diamankannya para tersangka, diperoleh dari informasi tentang aktifitas dari oknum kelompok serikat buruh ( SPSI ) yang melakukan pengutipan terhadap supir truk bermuatan batu kapur dari tangkahan Ria Baru Ds Kaban Julu kec Lae Parira dengan jumlah kutipan Rp.5000,- setiap mobil truk yang bermuatan melintas pada tiga pos pengutipan di jalan raya dengan jarak antara 1 pos pengutipan dengan pos pengutipan yang lain sekitar 1 Km.

Baca Juga:  Sumut Nomor 1 Kasus Narkoba? BNN Tebing Tinggi Gelar Razia

Terhadap supir yang tidak memberikan uang sesuai permintaan dimungkinkan akan dilakukan intimidasi verbal dan kekerasan oleh para pelaku dan kelompoknya.

Setelah mendapatkan informasi tersebut Kasat Reskrim menugaskan unit Opsnal untuk melakukan penindakan secara tertangkap tangan.

Adapun metode yang digunakan adalah memantau sejumlah mobil bermuatan yang keluar dari tangkahan, selanjutnya pada saat mereka melintas di pos Pengutipan, oleh oknum petugas jaga pos SPSI diberhentikan dan langsung diminta untuk

melakukan pembayaran kutipan, setelah uang diberikan supir, Personil Opsnal langsung melakukan penangkapan secara tertangkap tangan, selanjutnya terhadap supir truk dihimbau untuk datang ke Polres Dairi untuk memberikan keterangan sebagai saksi korban dan dalam penindakan yang dilakukan yang pertama sekali dilakukan penangkapan adalah pengutip di Pos 1 SPSI yakni atas nama SS dengan jumlah barang bukti yang disita sejumlah Rp79.000,- sudah termasuk sejumlah uang Rp5.000,- yang baru diterima dari supir sesaat sebelum penangkapan.

Baca Juga:  Kepala Desa Emplasmen Aek Nabara Terkesan Hindari Wartawan Saat Akan Dikonfirmasi

Dipos kedua SPSI yakni MS dengan jumlah barang bukti yang disita sejumlah Rp39.000,- sudah termasuk sejumlah Rp5.000,- yang diterima dari supir truk sesaat sebelum penangkapan.

Dan di pos yang ketiga yakni HN dengan jumlah barang bukti sejumlah Rp130.000,- sudah termasuk uang sejumlah Rp5.000,- yang diterima dari supir truk sesaat sebelum dilakukan penangkapan. Setelah dilakukan interogasi singkat terhadap para pelaku pungli sesaat setelah ditangkap, para pelaku tidak memahami dengan baik apa yang sebenarnya menjadi tujuan dari adanya Serikat Buruh / Serikat Pekerja (SPSI) sesuai peraturan perundang-undangan. 

Menurut pemahaman para pelaku, setelah bergabung dengan SPSI, para pelaku sudah memiliki hak dan wewenang untuk melakukan pungli dijalanan dan menyerahkan sebahagian hasil kutipan masing masing kepada pihak yang menyuruh mereka melakukan pengutipan (Ketua).

Baca Juga:  Tunggu Pasien Di Warkop Jurtul Togel Pasrah di Borgol Polisi

 

Ketiga tersangka pelaku premanisme ini diamankan bersama barang bukti kemudian dibawa ke Sat Reskrim Polres Dairi guna Proses penyidikan selanjutnya, ketiga tersangka premanisme ( pungli ) ini dipersangkakan dengan pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Para supir truk yang merasa keberatan dengan pungutan liar ini membuat Laporan pengaduan ke Polres Dairi dan mereka sangat berterima kasih kepada Polres Dairi atas gerak cepat dengan keluh kesah mereka atas Pungutan liar yang sangat meresahkan para supir truk.

Kapolres Dairi melalui kasat Reskrim menyampaikan pemberitahuan kepada khalayak masyarakat luas tentang tindakan yang dilakukan guna memberi kenyamanan kepada masyarakat, kemudian juga disampaikan kepada pihak yg berpotensi melakukan perbuatan yang sama agar mengurungkan niatnya melakukan tindakan premanisme yang melanggar hukum ini, karena konsekuensinya sudah jelas, yakni akan ditangkap, demikian Rismanto Purba mengakhiri keterangannya kepada Net24jam.id (MB Napitupulu)

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

1 Unit Rumah Habis di Lahap Sijago Merah

24 Februari 2024 - 13:20 WIB

Plt. Bupati Labuhanbatu Meletakan Batu Pertama Ponpes Al -Haramain.

23 Februari 2024 - 22:45 WIB

Polsek Firdaus Amankan Mesin Judi Tembak Ikan- Ikan di Desa Sei Bamban

23 Februari 2024 - 22:25 WIB

HNSI Medan Berbagi Rejeki Pada Nelayan Serta Mendapat Dukungan Donatur

23 Februari 2024 - 21:27 WIB

Plt Bupati Menyampaikan Akan Secepatnya Membangun Tembok Penahan Erosi.

23 Februari 2024 - 20:52 WIB

Plt Bupati Labuhanbatu Mengapresiasi Direktur RSUD Rantauprapat Dengan Cepat Menangani Warga Yang keracunan Massal.

21 Februari 2024 - 18:57 WIB

Trending di Berita Daerah