Menu

Mode Gelap
Laporan Di SP3kan Keluarga Monang Samosir Prapidkan Penyidik Polres Dan Kejari Simalungun Plt. Bupati Labuhanbatu Saksikan Pagelaran Wayang Kulit di Hari Bhayangkara Sambut 1 Muharram 1446 H, BKM Nurul Islam Gelar Gotong-royong Kapolres Sergai Resmikan Sarana Air Bersih di Desa Makmur UNITA Taput Larang Mahasiswa Ikuti Aksi Demonstrasi

Berita Terkini · 10 Okt 2022 18:01 WIB · waktu baca : ·

2 Aset Obligor Trijono Gondokusumo Disita Satgas BLBI


 2 Aset Obligor Trijono Gondokusumo Disita Satgas BLBI Perbesar

Foto: DJKN Kemenkeu.

Jakarta, NET24JAM – Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) melalui Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) Cabang DKI Jakarta telah melaksanakan penyitaan atas dua aset dari Trijono Gondokusumo yang merupakan Obligor PT. Bank Putra Surya Perkasa (BPSP).

“Satgas BLBI akan secara konsisten terus melakukan upaya berkelanjutan untuk memastikan adalah pemblokiran, penyitaan, dan penjualan aset-aset barang jaminan maupun Harta Kekayaan Lain yang dimiliki obligor/debitur yang selama ini telah mendapatkan fasilitas dana BLBI dan belum atau tidak menyelesaikan kewajibannya terhadap negara sebagaimana mestinya,” ujar Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban, dalam keterangan resminya, Senin (10/10/2022).

Baca Juga:  Soal Tudingan Ijazah Palsu, Teman SMA Jokowi : Perlu Bukti Kami Siapkan

Aset-aset Trijono Gondokusumo yang disita tersebut berupa sebidang tanah berikut bangunan diatasnya seluas 502 meter persegi yang terletak di Jl. Simprug Golf III No. 71 Kelurahan Grogol Selatan Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dan sebidang tanah seluas 2.300 meter persegi yang terletak di Kelurahan Lebak Bulus Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.

Baca Juga:  Kisah Nyata!! Korban Kebakaran Raih Haknya Usai Gencarnya Pemberitaan

Kedua aset tersebut merupakan harta kekayaan lain dari obligor Trijono Gondokusumo yang disita dalam rangka penyelesaian kewajiban pemegang saham terhadap negara yang hingga saat ini belum dipenuhi, sejumlah Rp5.382.878.462.135,90 (lima triliun tiga ratus delapan puluh dua milyar delapan ratus tujuh puluh delapan juta empat ratus enam puluh dua ribu seratus tiga puluh lima rupiah dan sembilan puluh sen) sudah termasuk Biaya Administrasi (BIAD) 10 persen.

Baca Juga:  Utang Luar Negeri Indonesia Turun Drastis Pada Triwulan I Tahun 2022

Penyitaan dilakukan oleh Satgas BLBI melalui Jurusita KPKNL Jakarta II. Selanjutnya kedua aset obligor Trijono Gondokusumo yang telah dilakukan penyitaan tersebut akan dilanjutkan proses pengurusannya oleh PUPN melalui mekanisme sebagaimana diatur dalam peraturan yang berlaku. Kemudian terhadapnya akan dilakukannya penjualan secara terbuka (lelang), atau penyelesaian lainnya. (UN)

Sumber : 

  • Humas Kementerian Keuangan
  • Humas Sekretariat Kabinet 

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolres Serdang Bedagai Pimpin Apel Ops Patuh Toba 2024

15 Juli 2024 - 17:32 WIB

Polres Taput Laksanakan Apel Gelar Operasi Patuh Toba 2024.

15 Juli 2024 - 14:26 WIB

Partai Nasdem Resmi Dukung Pasangan Firsa-Efri Di Pilkada Kabupaten Muratara

15 Juli 2024 - 12:51 WIB

Media Nasional NET24JAM.ID Laksanakan ULTAH Yang Ke4 Tahun.

15 Juli 2024 - 00:18 WIB

DPD Tipikor Labuhanbatu Ucapkan Selamat ke-4 Tahun untuk NET24JAM.ID

14 Juli 2024 - 13:11 WIB

Lapas Medan Gelar Razia Deteksi Dini, Musnahkan Ratusan HP

12 Juli 2024 - 16:52 WIB

Trending di Berita Terkini